Minggu, 23 November 2014

Niat dari Hati


Dewasa ini, pasti sudah banyak yang kita lakukan dan perbuat di dunia ini. Baik membina hubungan sesama umat manusia, dan juga hubungan dengan Sang Pencipta Alam Jagat Raya ini. Serta yang telah kita berikan untuk keluarga, teman, sahabat, guru ataupun orang-orang disekitar kita. Memberikan hadiah buat kedua orang tua, menolong teman yang kesusahan, bercengkerama dengan sahabat tercinta. Dan juga menghormat kepada bapak ibu guru kita.

Beramal, bersedekah untuk fakir miskin, menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim.
Semua kegiatan itu pasti didasari oleh sebuah niat. Beramal itu penting. 




Tetapi jika tidak ada pondasi niat yang baik, semua amal itu menjadi sia-sia belaka. Ibarat manusia, raga tanpa ruh tidak bisa melakukan apa-apa. Begitu juga dengan niat. Niat yang salah bukan saja memberi dampak tidak baik baik orang lain, tetapi juga pada diri kita sendiri.

Semoga Allah senantiasa menganuegrahkan kepada kita untuk selalu berniat yang baik,tulus dan ikhlas,,,
Menjadikan perbuatan atau amal yang kita lakukan menjadi lebih bernilai.


Wahai saudaraku yang hatinya dipenuhi kebaikan dalam niatnya…

Ketika kita beramal, apakah sudah baik dan benar niat kita? Terkadang perasaan ujub, riya’,dan pamer seringkali menyelimuti perbuatan amal kita…
Ketika kita beribadah kepada-Nya,,, apakah niat kita sudah sejalan dengan ibadah kita? Apakah karena terlena pujian, sehingga kita ingin menunjukkan ketaqwaan kita kepada sesama manusia.

Semoga niat kita adalah niat yang tulus, ikhlas, dan pondasi dasar kebaikan yang kita lakukan. Dan tidak satupun yang terkontaminasi dengan perasaan ingin dipuji, dihargai, riya’, sombong dan angkuh…


Tak ubahnya jika kita menghadapi masalah atau problema kehidupan..

Ada banyak suntikan motivasi yang mengutarakan “Jika ada niat dan kemauan, pasti ada jalan..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan amal-amal kalian, tetapi Dia
melihat kepada hati dan niat kalian.” (HR.Muslim)

Segala niat murni yang baik senantiasa mendapat
perhitungan dan ganjaran Allah apalagi jika datang dari hati kecil seorang yang miskin yang mau membantu saudaranya yang terkena musibah, biarpun diri serba payah dan serba kekurangan. Sesuai dengan Firman Allah Ta’ala dalam Surat An-Nisa’ ayat 114 :


Artinya :
“ Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar. ”


Wahai Saudaraku yang baik perangainya…
Marilah kita perbaiki niat dalam melakukan sesuatu hal..
Ketika Beramal…
Ketika Bersikap…
Dan ketika kita Beribadah

Baik diri ini pun kan selalu berusaha memperbaiki dan memperindah niat…
Niat yang tulus, ikhlas dari hati,,akan membuat apa yang kita lakukan lebih bernilai.
Lebih-lebih kepada Allah Azza wa Jalla

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar