Senin, 21 Maret 2016

Ayo Gabung KAMMI



Khoirul Anwar namanya, Alumnus terbaik Fakultas Teknologi Industri ITB ini terkenal karena telah berhasil menemukan teknologi yang menjadi basis dari teknologi 4G LTE saat ini,
Pria yang pernah menduduki bangku kuliah di Teknik Elektro ITB dan Nara Institute of Scienst and Technology ini saat ini menjabat sebagai ketua umum KAMMI Jepang,

Lantas apa kata beliau tentang KAMMI ?
"KAMMI bukan hanya kumpulan mahasiswa dan mahasiswi, KAMMI adalah kumpulan ilmu dan amal, KAMMI akan menjadikan kampus-kampus di indonesia berprestasi"
--
Khoirul Anwar
Penemu teknologi 4G
Ketua Umum KAMMI Jepang

Selasa, 01 Desember 2015

FREEPORT DAN KEDAULATAN INDONESIA

PERNYATAAN SIKAP PENGURUS PUSAT KAMMI

Keberadaan Freeport di Indonesia dimulai sejak Kontrak Karya yang ditandatangani pada tahun 1967 berdasarkan UU 11/1967 mengenai PMA. Berdasarkan Kontrak Karya tersebut Freeport memperoleh konsesi penambangan di wilayah seluas 24,700 acres (atau seluas +/- 1,000 hektar. 1 Acres = 0.4047 Ha).

Masa berlaku Kontrak Karya yang pertama adalah 30 tahun. Kemudian pada tahun 1991, Kontrak Karya Freeport di perpanjang menjadi 30 tahun dengan opsi perpanjangan 2 kali @10 tahun. Sehingga Kontrak Karya Freeport tersebut akan berakhir di tahun 2021, jika pemerintah tidak menyetujui usul perpanjangan. 

Senin, 07 September 2015

Senin, 06 Juli 2015

KAMMI UINSA BERBAGI KECERIAAN RAMADHAN BERSAMA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN


Pada bulan Ramadhan kali ini, KAMMI Komisariat UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan kunjungan ke panti asuhan dan Rumah Tahfidz "Siti Winafiah" kemarin sore (6/7). Bertempat di Perumahan Injoko, Jalan Gayung Kebonsari Surabaya,


Kegiatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial KAMMI kepada masyarakat ukum.Dalam hal ini pula untuk memperkuat ukhuwah islamiah dan tolong menolong terhadap sesama.

Selasa, 16 Juni 2015

Dari Gerakan ke Negara - Anis Mata

Penerbit: Fitrah Rabbani
Penulis: M. Anis Matta



        Buku ini secara garis besar berbicara tentang Negara. Dalam hal ini beliau menjadikan negara Madinah sebagai tolak ukur. Sebagai Negara yang mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan secara bersamaan. 
        Hijrah, dalam sejarah dakwah Rasulullah SAW adalah sebuah metamorfosis dari “gerakan” menjadi negara. Tiga belas tahun sebelum itu, Rasulullah SAW melakukan penetrasi sosial yang sangat sistematis, di mana Islam menjadi jalan hidup individu; di mana Islam “memanusia” dan kemudian “memasyarakat”.
       Sekarang, melalui hijrah, masyarakat itu bergerak menuju negara. Melalui hijrah, gerakan dakwah Rasulullah itu bertransformasi menjadi Negara”, dan Madinah adalah wilayah teritorialnya.
        Buku “Dari Gerakan Ke Negara”, beliau memaparkan bahwa;