Senin, 07 September 2015
Senin, 06 Juli 2015
KAMMI UINSA BERBAGI KECERIAAN RAMADHAN BERSAMA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN
Pada bulan Ramadhan kali ini, KAMMI Komisariat UIN Sunan Ampel Surabaya
mengadakan kunjungan ke panti asuhan dan Rumah Tahfidz "Siti Winafiah"
kemarin sore (6/7). Bertempat di Perumahan Injoko, Jalan Gayung Kebonsari
Surabaya,
Kegiatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial KAMMI kepada masyarakat ukum.Dalam hal ini pula untuk memperkuat ukhuwah islamiah dan tolong menolong terhadap sesama.
Selasa, 16 Juni 2015
Dari Gerakan ke Negara - Anis Mata
Penerbit: Fitrah Rabbani
Penulis: M. Anis Matta
Penulis: M. Anis Matta
Buku
ini secara garis besar berbicara tentang Negara. Dalam hal ini beliau menjadikan
negara Madinah sebagai tolak ukur. Sebagai Negara yang mampu menghadirkan
keadilan dan kesejahteraan secara bersamaan.
Hijrah, dalam sejarah dakwah Rasulullah SAW adalah sebuah
metamorfosis dari “gerakan” menjadi negara. Tiga belas tahun sebelum itu,
Rasulullah SAW melakukan penetrasi sosial yang sangat sistematis, di mana Islam
menjadi jalan hidup individu; di mana Islam “memanusia” dan kemudian
“memasyarakat”.
Sekarang, melalui hijrah, masyarakat itu bergerak menuju
negara. Melalui hijrah, gerakan dakwah Rasulullah itu bertransformasi menjadi Negara”,
dan Madinah adalah wilayah teritorialnya.
Buku
“Dari Gerakan Ke Negara”, beliau memaparkan bahwa;
Sabtu, 25 April 2015
Warna-Warni Kepribadian Kader
Assalamualaikum wr wb
Seringkali dalam organisasi kita melihat berbagai
kader memiliki sifat yang bermacam
macam. Kadang mudah di tebak, kadang juga sulit di tebak, kadang menyenangkan,
kadang juga menjengkelkan, kadang semangat dan rajin, kadang juga males, kadang
sering muncul, kadang juga sering menghilang, dan muncul sesuka hati. Berbagai
macam karakter kader ini bahkan kadang membuat renggangnya ukhuwah jika tidak
saling memahami, bahkan bahayanya bisa menyebabkan organisasi itu ngadat, atau macet
macet jalannya karena ada beberapa kader tidak bergerak di dalamnya.
Sebenarnya kalau kita bisa
memahami karakter kader, dan mengerti kekurangan serta kelebihan mereka , maka
kita bisa membuat mereka aktif berjalan di organisasi sesuai dengan pribadi
mereka. Faktanya banyak sekali kader yang tidak jalan karena ia di tempatkan
dalam divisi yang sebenarnya tidak sesuai dengan kepribadiannya.
Beberapa kepribadian
manusia yang seringkali kita dengar diantaranya Introvert, Ekstrovert, dan
Ambivert.. dan seringkali kita memahami kepribadian ini sekedarnya saja tanpa
mau melihat lebih dalam lagi sebenarnya seperti apakah mereka.
Musibah Batin
Sesungguhnya Nabi saw, bersabda: “Perbuatan-perbuatan baik bisa
menjaga serangan keburukan, dan sesungguhnya sedekah rahasia itu bisa meniup
api amarah Tuhan, dan sebgenarnya sillaturrahim itu menambah usia dan menghapus
kemiskinan.” (Hr Thabrani) Dalam hadits yang mulia ini ada pelajaran aklaq
mulia, dimana kaum arifin membubung menuju Rabbnya. Sebab asas dari ma’rifat
adalah Makarimul Akhlaq (semulia-mulianya akhlaq), sedangkan akhlaq buruk,
adalah – na’udzubillah – adalah wujud terhijabnya rahasia batin dari Allah
Ta’ala.
Anak-anakku sekalian. Diantara musibah rahasia batin terbesar
adalah terhijabnya kita dari Allah swt. Maka siapa pun yang mendapatkan musibah
seperti, pada dasaranya ia telah menggabungkan musibah-musibah lainnya. Sang
pecinta itu senantiasa mabuk Ilahi, sang pemabuk tak akan merasakan derita
musibah ketiba mabuk , baru disaat sadar merasakan deritanya. Musibah terhijab
dari Allah swt tak bisa diganti atas kehilangannya selamanya, kecuali dengan
menepiskan segala hal selain Allah swt, dari rahasia batin kita. Tak ada
ancaman lebih serius di dalam Al-Qur’an dibanding ayat ini: “Sekali-kali tidak,
sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan
mereka.” Betapa banyak orang yang taat tetapi terhijab dari Yang Ditaati (Allah
swt.). Betapa banyak orang yang dapat nikmat tapi terhijab dari Sang Pemberi
nikmat.
Langganan:
Postingan (Atom)




